Goddestination

Al-Mutaffifin

Al-Mutaffifin

Orang-Orang Yang Curang

36 ayahsMeccanBahasa Melayu

Now playing Watch on YouTube

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِیمِ

Bismi Allah ar-rahmani Ar-Rahim

  1. 1 وَیۡلࣱ لِّلۡمُطَفِّفِینَ

    Wail Lil-mutaffifin

    Kecelakaan besar bagi orang-orang yang curang (dalam timbangan dan sukatan),

  2. 2 ٱلَّذِینَ إِذَا ٱكۡتَالُوا۟ عَلَى ٱلنَّاسِ یَسۡتَوۡفُونَ

    Allażīna iza aktalu alai an-nās yastafun

    Iaitu mereka yang apabila menerima sukatan (gantang cupak) dari orang lain mereka mengambilnya dengan cukup,

  3. 3 وَإِذَا كَالُوهُمۡ أَو وَّزَنُوهُمۡ یُخۡسِرُونَ

    wa iza Kaluhum Wazanuhum yuhk-si-run

    Dan (sebaliknya) apabila mereka menyukat atau menimbang untuk orang lain, mereka kurangi.

  4. 4 أَلَا یَظُنُّ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ أَنَّهُم مَّبۡعُوثُونَ

    yazunnu ulaika annahum mab'uthun

    Tidakkah mereka menyangka bahawa mereka akan dibangkitkan (hidup semula sesudah mati)?

  5. 5 لِیَوۡمٍ عَظِیمࣲ

    leyom azim

    Pada hari (kiamat) yang amat besar (huru-haranya),

  6. 6 یَوۡمَ یَقُومُ ٱلنَّاسُ لِرَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِینَ

    yaum yaqumu An-nas Lerabi Al-alamina

    Hari berdiri manusia untuk mengadap Tuhan sekalian alam?

  7. 7 كَلَّاۤ إِنَّ كِتَـٰبَ ٱلۡفُجَّارِ لَفِی سِجِّینࣲ

    Inna kitab Al-Fujjar Lafi Sajjin

    Tidak sepatutnya (mereka melakukan perbuatan yang salah itu dan melalaikan hari akhirat)! Sesungguhnya "kitab suratan amal" orang-orang yang berdosa itu (didaftarkan) dalam "Sijjiin".

  8. 8 وَمَاۤ أَدۡرَىٰكَ مَا سِجِّینࣱ

    adraka ma

    Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui: apa dia "Sijjiin" itu,

  9. 9 كِتَـٰبࣱ مَّرۡقُومࣱ

    kitab Markum

    Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata, (yang menghimpunkan amalan orang-orang yang berdosa).

  10. 10 وَیۡلࣱ یَوۡمَىِٕذࣲ لِّلۡمُكَذِّبِینَ

    Wail yauma'izin Lilmukazzibin

    Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan -

  11. 11 ٱلَّذِینَ یُكَذِّبُونَ بِیَوۡمِ ٱلدِّینِ

    Allażīna yukazzibun bjeum ad-Din

    Iaitu mereka yang mendustakan hari pembalasan.

  12. 12 وَمَا یُكَذِّبُ بِهِۦۤ إِلَّا كُلُّ مُعۡتَدٍ أَثِیمٍ

    wama yukazzibu illa kullu mu'tadin asim

    Dan tiada yang mendustakannya melainkan tiap-tiap orang yang melampaui batas (kebenaran), lagi amat derhaka!

  13. 13 إِذَا تُتۡلَىٰ عَلَیۡهِ ءَایَـٰتُنَا قَالَ أَسَـٰطِیرُ ٱلۡأَوَّلِینَ

    iza tutla alaihi ayatuna kala asatiru Al-awwalin

    (Sehingga) apabila ia dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata:" Ini ialah dongeng orang-orang dahulu kala!"

  14. 14 كَلَّاۖ بَلۡۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا۟ یَكۡسِبُونَ

    Kalla rana Ala qulubihim ma kanu yaksibuun

    Sebenarnya! (Ayat-ayat Kami itu tidak ada cacatnya) bahkan mata hati mereka telah diselaputi kekotoran (dosa), dengan sebab (perbuatan kufur dan maksiat) yang mereka kerjakan.

  15. 15 كَلَّاۤ إِنَّهُمۡ عَن رَّبِّهِمۡ یَوۡمَىِٕذࣲ لَّمَحۡجُوبُونَ

    Innahum an Rabbihim yauma'izin Lemahjubun

    Jangan lagi mereka berlaku demikian! (kalau tidak), mereka pada hari itu, tetap terdinding dari (rahmat) Tuhannya.

  16. 16 ثُمَّ إِنَّهُمۡ لَصَالُوا۟ ٱلۡجَحِیمِ

    summa Innahum lasalu Al-jahim

    Kemudian, sesungguhnya mereka akan menderita bakaran neraka.

  17. 17 ثُمَّ یُقَالُ هَـٰذَا ٱلَّذِی كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ

    summa yu kalu haza allazi kuntum behi tukazzibun

    Akhirnya dikatakan (kepada mereka): "Inilah dia (azab seksa) yang kamu dustakan dahulu."

  18. 18 كَلَّاۤ إِنَّ كِتَـٰبَ ٱلۡأَبۡرَارِ لَفِی عِلِّیِّینَ

    Inna kitab Al-abrar Lafi Illiyyin

    Ingatlah wahai manusia! Sesungguhnya "kitab suratan amal" orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), adalah (didaftarkan) dalam" Illiyiin".

  19. 19 وَمَاۤ أَدۡرَىٰكَ مَا عِلِّیُّونَ

    adraka ma Illiyun

    Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Illiyiin" itu?

  20. 20 كِتَـٰبࣱ مَّرۡقُومࣱ

    kitab Markum

    Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata,

  21. 21 یَشۡهَدُهُ ٱلۡمُقَرَّبُونَ

    yasyhaduh Al-muqarrabun

    Yang disaksikan oleh sekumpulan malaikat, yang didampingkan Tuhan di sisinya.

  22. 22 إِنَّ ٱلۡأَبۡرَارَ لَفِی نَعِیمٍ

    Inna Al-abrar Lafi Na'im

    Sesungguhnya orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), tetap berada di dalam Syurga yang penuh nikmat:

  23. 23 عَلَى ٱلۡأَرَاۤىِٕكِ یَنظُرُونَ

    alai Al-araik yanzurūn

    Mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), sambil melihat (segala keindahan dan kemuliaan yang disediakan untuk mereka di situ).

  24. 24 تَعۡرِفُ فِی وُجُوهِهِمۡ نَضۡرَةَ ٱلنَّعِیمِ

    ta'rifu fei Wujuhehim Nadrah An-Na'im

    Engkau dapat melihat pada muka mereka: cahaya nikmat yang mereka perolehi.

  25. 25 یُسۡقَوۡنَ مِن رَّحِیقࣲ مَّخۡتُومٍ

    yuskauna min Rahiq makhtum

    Mereka diberi minum dari satu minuman yang termeterai bekasnya,

  26. 26 خِتَـٰمُهُۥ مِسۡكࣱۚ وَفِی ذَ ٰ⁠لِكَ فَلۡیَتَنَافَسِ ٱلۡمُتَنَـٰفِسُونَ

    Khetamuhu Misk Vafi dza kepercayaan leka Falyetanafasi Al-mutanafisun

    Meterainya kasturi; - dan untuk (memperolehi nikmat kesenangan) itu hendaknya berlumba-lumba mereka yang ingin merebut kelebihan dan kesenangan;

  27. 27 وَمِزَاجُهُۥ مِن تَسۡنِیمٍ

    u me za jiu min Tasnim

    Dan campuran minuman itu adalah dari "Tasnim":

  28. 28 عَیۡنࣰا یَشۡرَبُ بِهَا ٱلۡمُقَرَّبُونَ

    aina yesyrabu beha Al-muqarrabun

    laitu matair yang diminum daripadanya oleh orang-orang yang di dampingkan (Tuhan di sisiNya).

  29. 29 إِنَّ ٱلَّذِینَ أَجۡرَمُوا۟ كَانُوا۟ مِنَ ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ یَضۡحَكُونَ

    Inna Allażīna ajramu kanu mina Allażīna amenua yazhakuna

    Sesungguhnya orang-orang yang derhaka, mereka selalu tertawakan orang-orang yang beriman.

  30. 30 وَإِذَا مَرُّوا۟ بِهِمۡ یَتَغَامَزُونَ

    wa iza marrua behim yetagamazun

    Dan apabila orang-orang yang beriman lalu dekat mereka, mereka mengerling dan memejam celikkan mata sesama sendiri (mencemuhnya).

  31. 31 وَإِذَا ٱنقَلَبُوۤا۟ إِلَىٰۤ أَهۡلِهِمُ ٱنقَلَبُوا۟ فَكِهِینَ

    wa iza inkalabu ahlihimu Fekihina

    Dan apabila mereka kembali kepada kaum keluarganya, mereka kembali dengan riang gembira;

  32. 32 وَإِذَا رَأَوۡهُمۡ قَالُوۤا۟ إِنَّ هَـٰۤؤُلَاۤءِ لَضَاۤلُّونَ

    wa iza rauhum Qaalu Inna haulae Lazalluna

    Dan apabila mereka melihat orang-orang yang beriman, mereka berkata: "Sesungguhnya orang-orang itu adalah golongan yang sesat!"

  33. 33 وَمَاۤ أُرۡسِلُوا۟ عَلَیۡهِمۡ حَـٰفِظِینَ

    ursilu alaihim Hafizina

    Pada hal mereka tidak diutus untuk menjaga sesat atau tidaknya orang-orang yang beriman itu!

  34. 34 فَٱلۡیَوۡمَ ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ مِنَ ٱلۡكُفَّارِ یَضۡحَكُونَ

    Fal-yawma Allażīna amenua mina Al-Kuffari yazhakuna

    Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman pula tertawakan orang yang kafir itu.

  35. 35 عَلَى ٱلۡأَرَاۤىِٕكِ یَنظُرُونَ

    alai Al-araik yanzurūn

    Sambil mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), serta melihat (hal yang berlaku kepada musuhnya).

  36. 36 هَلۡ ثُوِّبَ ٱلۡكُفَّارُ مَا كَانُوا۟ یَفۡعَلُونَ

    hel thubba Al-ku-fa-ru ma kanu yaf'alun

    (Untuk menambahkan kegembiraan mereka, mereka ditanya): "Bukankah orang-orang yang kafir itu telah dibalas akan apa yang mereka telah kerjakan dahulu?"

This surah in other languages